Tidak Banyak Yang Tau, Ternyata Teh Bisa Dijadikan Obat Herbal

Banyak orang yang mencari bahan-bahan pendukung untuk menjaga kesehatan mereka. Di antaranya, melalui minuman atau makanan suplemen. Tidak jarang pula orang-orang meluangkan waktu untuk berkonsultasi ke ahli kesehatan agar tubuh mereka tetap sehat dan bugar.


Namun, selain melalui minuman atau makanan dan tentunya obat-obatan, ada cara yang cenderung lebih baik dari itu semua, yaitu dengan cara kembali ke alam. Pola makan yang sehat, olahraga yang teratur, berpikir positif, dan menjaga kebersihan merupakan salah satu cara untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh kita. 


Ternyata sangatlah banyak bahan-bahan dari alam yang bisa kita manfaatkan dan semakin hari semakin banyak dengan efek samping yang dominan kecil atau bahkan tanpa efek samping sekalipun.


Bahan-bahan dari alam menjadi harapan baru bagi manusia untuk mewujudkan kehidupan yang lebih sehat lagi untuk masa yang akan datang. Selain itu, bahan-bahan dari alam tersebut juga dapat membantu pengobatan-pengobatan modern sehingga efek samping atau risiko yang lebih besar dapat diminimalkan.


Apa Itu Teh?

Teh adalah minumam paling umum kedua yang paling sering dikonsumsi setelah air putih. Coba sekarang kamu ingat kembali, seberapa sering kamu mengonsumsi teh? Saat pergi makan ke luar rumah tidak jarang kita memesan teh manis sebagai minuman pendamping. Saat bertamu ke rumah saudara atau kerabat sekalipun biasanya mereka menyuguhkan kita teh. Kita selalu meminum teh tanpa tahu apa manfaat teh itu sendiri. Indonesia memang termasuk negara yang mengonsumsi dan memproduksi teh dengan jumlah yang cukup besar.

Obat Herbal dalam Teh dapat mengobati sakit kepala, diare, kolesterol, darah tinggi, infeksi saluran cerna, kencing manis, dan penyubur rambut.

Melihat manfaat kesehatannya, tak heran jika aktivitas minum teh pun menjadi sebuah kebiasaan bagi masyarakat Indonesia. Salah satunya kebiasaan ngeteh seperti yang dilakukan masyarakat Pantura, yakni Cirebon, Brebes, Tegal, Pemalang. Mereka menggunakan teh melati yang diseduh di dalam poci yang terbuat dari gerabah.


Di Indonesia sendiri, teh melati merupakan jenis yang paling umum dikonsumsi. Namun ternyata ada banyak jenis lain dan disukai banyak orang. Berikut jenis-jenis teh terpopuler di dunia.


Manfaat teh Sebagai Obat

Teh dapat dimanfaatkan untuk mengobati sakit kepala, diare, kolesterol dan trigliserida, darah tinggi, infeksi saluran cerna, kencing manis, penyubur dan menghitamkan rambut, serta mengurangi karang gigi.


a. Diare

Untuk mengobati diare, siapkan daun teh yang masih muda , dan segar sebanyak 20 gr. Dicuci bersih, lalu rebus dengan 3 gelas air bersih selama 15 menit. Setelah dingin disaring dan minum sekaligus.


b. Penyubur dan Menghitamkan Rambut

Air teh kental sebanyak 1 cangkir diembunkan semalaman. Keesokan paginya air teh ini siap dipakai untuk membasahi kulit kepala dan rambut sambil dipijat-pijat. Lakukan 1 kali setiap hari secara rutin sampai kelihatan hasilnya.


c. Sakit Kepala

Air teh kental sebanyak 3/4 cangkir, diberi air jeruk nipis sebanyak  1 sendok teh dan madu 1 sendok makan. Aduk sampai merata, lalu diminum sekaligus. Lakukan 2-3 kali sehari secara rutin.


d. Mengurangi Pembentukan Karang Gigi

Kumur-kumurlah dengan air teh setelah makan.


e. Infeksi Saluran Cerna, Kolesterol, dan Darah Tinggi

Siapkan daun teh kering (teh hijau) sebanyak 7 gr, seduh dengan air panas. Diamkan selama 10 menit. Kemudian, minum selagi hangat. Teh dapat juga dimanfaatkan untuk mengobati luka luar yang berdarah. Daun segar dicuci bersih lalu digiling halus.Ditempelkan pada luka yang berdarah, lalu dibalut.


Perhatian: Keracunan kafeina kronis: Jika minum 5 cangkir teh setiap hari (setara dengan 600 mg kafeina), lama kelamaan akan memperlihatkan keadaan tanda dan gejala seperti gangguan pencernaan makanan (dispepsia), fasa lemah, gelisah, tremor, sukar tidur, tidak nafsu makan, sakit kepala, pusing, (vertigo), bingung, berdebar, sesak napas, dan kadang sukar buang air besar.


Dengan mengetahui berbagai manfaat dari Teh ini, kami harap bisa menambah informasi anda seputar pengobatan tradisional menggunakan bahan alami yang tentu akan memperkecil efek samping seperti yang ditimbulkan saat menggunakan berbagai obat-obatan.


Penggunaan tanaman herbal untuk mengobati berbagai penyakit memang seringkali dianggap lebih ekonomis. 


Meskipun begitu, jika Anda sedang menjalani pengobatan tertentu, sebaiknya konsultasikan dengan dokter Anda tentang penggunaan teh sebagai pengobatan pendamping. Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya interaksi obat yang bisa menurunkan efektivitas obat. Selamat Mencoba dan semoga bermanfaat!

Belum ada Komentar untuk "Tidak Banyak Yang Tau, Ternyata Teh Bisa Dijadikan Obat Herbal"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel