Kunci Jawaban Buku Tematik Siswa Kelas 4 Tema 8 Subtema 3 Pembelajaran 5 Halaman 161, 162, 165, 166, 168, 169.

Kunci Jawaban Buku Tematik Siswa Kelas 4 Tema 8 Subtema 3 Pembelajaran 5 Halaman 161, 162, 165, 166, 168, 169 - Pembelajaran 5 Tema 8 Kelas 4 Daerah Tempat Tinggalku Subtema 3 yang materi dan kunci jawaban tematik mengenai Bangga Terhadap Daerah Tempat Tinggalku tepatnya terdapat pada halaman 161, 162, 165, 166, 168, 169.

Buku Tematik Siswa yang digunakan sebagai sumber pembelajaran di kelas 5 merupakan Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013 (k13) Cetakan ke-4 Revisi 2017.

Dalam Materi Pembelajaran 5 Subtema 3 Bangga Terhadap Daerah Tempat Tinggalku terdapat beberapa latihan soal yang harus dikerjakan oleh siswa secara mandiri, pada kesempatan kali ini saya akan berbagi kunci jawaban tematik kelas 4 tema 8 pada halaman 161, 162, 165, 166, 168, 169, setiap soal tematik yang ada pada buku siswa tematik  terpadu kurikulum 2013 (K13) kelas 4 ini. 

Dengan adanya pembahasan kunci jawaban soal yang terdapat pada buku siswa dapat diharapkan membantu guru dan siswa khusus nya kelas 4 SD supaya dapat menemukan jawaban alternatif dari soal tematik, berikut ini kami bagikan alternatif Kunci Jawaban soal Tematik kelas 4 tema 8 subtema 3 pembelajaran 5 yang terdapat pada halaman 124, 126, 128, 129, 130, 131, 132.

Kunci Jawaban Buku Tematik Siswa Kelas 4 Tema 8 Pembelajaran 5 Subtema 3 Bangga Terhadap Daerah Tempat Tinggalku Halaman 161, 162, 165, 166, 168, 169.

Kunci Jawaban Buku Tematik Siswa Kelas 4 Tema 8 Subtema 3 Bangga Terhadap Daerah Tempat Tinggalku Pembelajaran 5 Halaman 161 162 165 166 168 169

Siti dan teman-temannya telah menunjukkan salah satu bentuk karakteristik individu dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan masyarakat yaitu  pakaian adat daerah. Karakteristik pakaian adat daerah masyarakat Indonesia sangat beragam. Karakteristik pakaian adat antara daerah yang  satu dengan daerah yang  lain  berbeda-beda. Akan  tetapi, perbedaan karakteristik pakaian adat daerah  masyarakat  Indonesia bukan penghalang  masyarakat  antardaerah untuk bersatu menjaga keutuhan Negara Kesatuan Negara Republik Indonesia. Sebaliknya, karakteristik pakaian adat  daerah  masyarakat Indonesia dapat mempererat persatuan dan kesatuan bangsa karena pakaian adat daerah menjadi akar budaya nasional.

Karakteristik pakaian adat  daerah  yang   menjadi akar budaya nasional menjadi identitas bangsa di  mata internasional. Keberagaman  karakteristik pakaian adat daerah telah memperkaya khazanah budaya nasional sehingga menjadi   simbol  pariwisata   Indonesia   yang    banyak  menarik   perhatian wisatawan asing dan domestik. Contoh simbol pariwisata yang  menunjukkan keberagaman karakteristik daerah meliputi rumah adat daerah dan pakaian adat daerah yaitu   TMII (Taman Mini  Indonesia Indah) yang   menampilkan miniatur keberagaman karakteristik rumah adat dan pakaian adat  daerah di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Kunci Jawaban Buku Tematik Siswa Kelas 4 Tema 8 Subtema 3 Bangga Terhadap Daerah Tempat Tinggalku Pembelajaran 5 Halaman 161 162 165 166 168 169

Itulah contoh dan  manfaat  keberagaman  karakteristik individu dalam kehidupan sehari-hari di  lingkungan masyarakat. Masih banyak contoh dan manfaat keberagaman karakteristik individu dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan masyarakat. Apa sajakah itu?

Kunci Jawaban Buku Tematik Kelas 4 Tema 8 Subtema 3 Pembelajaran 5 Halaman 161

Ayo Mengamati

Di lingkungan masyarakat tempat tinggalmu tentu banyak keberagaman karakteristik  individu. Coba, kamu tuliskan ragam karakteristik individu dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan masyarakat tempat tinggalmu. Tuliskan pula   manfaat  keberagaman  karakteristik individu dalam kehidupan sehari- hari di lingkungan masyarakat tempat tinggalmu. Tuliskan dalam tabel berikut.\

Kunci Jawaban Buku Tematik Siswa Kelas 4 Tema 8 Subtema 3 Bangga Terhadap Daerah Tempat Tinggalku Pembelajaran 5 Halaman 161 162 165 166 168 169

DAERAH TEMPAT TINGGALKU
Karakteristik itu lebih melekat pada diri seseorang yang akan selalu berlanjut.
Berikut adalah 5 keberagaman individu beserta manfaatnya:
1. Umur/usia
Manfaatnya: Dengan perbedaan umur kita belajar dari yang lebih tua serta menghormatinya dan menghargai yang lebih muda untuk menjadi inspirasinya.
2. Jenis kelamin
Manfaatnya: Dengan adanya perbedaan jenis kelamin tugas-tugas bisa dibedakan misal jika ada acara gotong royong yang perempuan membantu memasak dan yang laki-laki bekerja dilapangan.
3. Ras/suku
Manfaatnya: Kita bisa belajar bahasa serta mempelajari budayanya sehingga wawasan kita tentang nusantara bertambah,dan juga lebih belajar memahami sikap dari ras tersebut.
4. Pengetahuan
Manfaatnya: Pengetahuan disini seperti tingkatan pendidikan yang mana kita bisa belajar cara/strategi agar bisa seperti orang berpendidikan tinggi dengan berbagi motivasi dan juga ilmu.
5. Agama/kepercayaan
Manfaatnya: Kita bisa saling mengerti dan saling membantu jika jika ada kesusahan saling memberikan support dan tidak mengganggunya untuk acara masing-masing.

Dalam masyarakat, tidak jarang keberagaman karakteristik  dijadikan sumber masalah sehingga memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa. Terjadinya masalah sering timbul akibat dari  ulah pihak-pihak yang  sengaja ingin membuat kekacauan dalam masyarakat. Oleh  karena itu,  kita  sebagai bangsa Indonesia hendaknya senantiasa memupuk toleransi serta persatuan dan kesatuan dalam keberagaman. rang yang sengaja ingin membuat kekacauan dan perpecahan antarwarga masyarakat dalam cerita fiksi mencerminkan tokoh antagonis. Masih ingatkah kamu dengan tokoh antagonis? Siapa pula  tokoh utama dan tokoh pembantu atau tambahan?

Kunci Jawaban Buku Tematik Kelas 4 Tema 8 Subtema 3 Pembelajaran 5 Halaman 162

Ayo Berdiskusi

Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini!

1. Jelaskan yang dimaksud tokoh antagonis!

Tokoh Antagonis adalah tokoh yang ada didalam suatu drama yang biasanya dijadikan sebagai karakter yang akan menghadapi si karakter utama dan tokoh antagonis dihubungkan dengan nilai-nilai yang negatif (mempunyai watak yang buruk) sehingga membuat antagonis bisa dikatakan sebagai karakter si penjahat yang mempunyai sifat-sifat negatif dalam sebuah cerita ataupun drama.

2. Jelaskan yang dimaksud tokoh utama!

Tokoh Utama :
Tokoh utama adalah tokoh yang menjadi sentral dalam cerita drama atau tokoh yang memiliki peranan penting dalam suatu cerita.

3. Jelaskan yang dimaksud tokoh pembantu atau tambahan!

Tokoh Pembantu :
Tokoh pembantu adalah tokoh yang dilibatkan atau dimunculkan untuk mendukung jalan cerita dan memiliki kaitan dengan tokoh utama.

4. Apakah lawan sikap antagonis?

Lawan sikap antagonis adalah Protagonis

5. Jelaskan yang dimaksud sikap lawan antagonis!

Antagonis adalah sikap jahat
Protagonis adalah sikap baik
Jadi lawan sikap antagonis adalah Protagonis

Ayo Membaca

Bacalah Cerita berikut.

KENDI EMAS DAN ULAR

Alkisah hiduplah sepasang suami istri yang sederhana. Keduanya sangat merindukan anak, Tuhan mentakdirkan mereka tidak memiliki anak. ekonomi, kedua petani sederhana itu  jauh dari l sangat   miskin  sekali.  Namun,  semangat   u bekerja  mereka  luar   biasa. “Ya   Tuhan,   turunk kepada kami rezeki dari  langit. Kami  ingin hid  layak” pinta Pak  Petani dengan nada berharap.

Setelah berdoa di rumah, ia pun bergegas ke ladang. Walau ladang orang lain, ia tetap bekerja sepenuh hati demi bertahan  hidup. Sang istri kadang ke sawah membantu, dan kadang di rumah. “Apa itu, kok ada benda jatuh dari  langit ? Pak  petani itu  kaget karena melihat sebuah be jatuh ke  sawah, tak  jauh dari  posisinya mencangkul. Karena penasaran,  ia  melihat sekeliling dan memastikan  bahwa itu bukan perbuatan orang lain.

“Benda apa ya? Kok aneh, tidak ada angin dan hujan, tiba-tiba ada benda jatuh”. Ia pun  memeriksa benda itu yang ternyata jatuh di antara padi di sawah. Ternyata benda itu sebuah kendi. Kendi  itu tidak pecah karena jatuh dilumpur sawah. Pak  Petani berusaha memeriksa isi kendi.

“Ya Tuhan! Ternyata didalamnya ada logam emas !!! “ pekik Petani itu kaget bukan kepalang. Ia  mengintip dari  lubang kendi dan memang benar ada  beberapa keping logam emas murni. Hati  nuraninya bertempur, antara diambil atau dibiarkan saja. “Ini kan  ladang majikanku, apapun yang  ada di ladangnya adalah  miliknya, aku  tak  akan mencuri sesuatu yang bukan hakku” ujar Petani itu sambil memegang kendi tanah liat yang berisi emas koin murni Pak petani berhati baik. Ia tid a k mengambil kendi yang  berisi koin emas itu.Pak petani lalu membiarkan kendi pada posisi semula, di pojok  sawah. Ia pun  melanjutkan pekerja- annya, bercocok tanam di sawah itu.

Ketika sampai di rumah, Pak Petani menceritakan pengalaman anehnya saat berada di sawah. Istriya  sangat terkejut dan agak marah karena  menilai suaminya itu   manusia  terbodoh di  dunia.   “Kenapa Bapak tak  ambil saja kendi berisi koin  emas itu?” “Jangan Bu, itu  bukan hak   kita.   Segala sesuatu  yang   berada di  tempat orang lain,  apapun alasannya, tidak boleh kita  ambil. Itu bukan milik kita” nasihat suaminya yang  memang sangat jujur  dan taat pada ajaran agama.

Diam-diam, ada seorang ibu yang  kebetulan mendengar percakapan petani itu  dari  balik  dinding rumah, dan sang ibu  itu  sangat tertarik untuk mengambil kendi di sawah itu. Karena sudah malam, ia mengajak suaminya untuk ke sawah, tempat biasanya pak  petani itu bekerja.

“Ayo Pak,  kita  cari  kendi berisi koin  emas itu,  pasti masih ada di ladang, mumpung belum banyak orang tahu. Kan kita bisa langsung kaya  Pak”.

“Iya juga ya,  ayo  ayo,  mumpung bulan purnama, pasti tak  terlalu gelap di sawah. Bapak bawa senter juga” ujarnya sambil bernafsu untuk mengambil kendi itu.

Sepanjang perjalanan, pasangan  suami istri   yang   terkenal rakus itu ter taw a dan berkhayal.  Kelak  ketika m enem ukan kendi berisi tumpukan koin emas itu, ia bisa membeli sawah, rumah, dan dapat uang banyak. Nafsu duniawinya sudah menguasainya.

“Dimana Bu  kendinya, sawah seluas ini  mana  mungkin bisa kita telusuri, apalagi malam hari”.

“Yang  saya dengar tadi, katanya tak  jauh dari  pohon beringin Pak, pas di  pokok  sawah. Tapi  … itu  kan  dekat dengan kuburan Pak”  ujar istrinya agak ketakutan.

“Tenang saja Bu, kan  ada Bapak, ayo kita  ambil bersama”.

Keduanya lalu  menuju pohon beringin yang  kebetulan berdekatan dengan sawah. Setelah mencari beberapa lamanya, akhirnya pak  petani berhati iri dan serakah itu menemukannya.

“Bu, ini  kendinya…. Ayo, Bu kita pergi dari sini.  Kita buka di  rumah saja”  sarannya pada sang istri.

Keduanya  pun   bersorak keg irangan. Tak  terasa,  sam pailah  ia di  rumahnya, tetapi hari sudah sangat larut. Karena tak sabar dan terbakar rasa penasaran, akhirnya kedua petani serakah itu membalikkan kendi itu.  Dan  apa yang  keluar dari  kendi itu?

“Haaaa! Kok isinya ular  berbisa, mana koin emasnya  Bu?”

Keduanya sangat kecewa dan sangat marah. Mereka capai ke sawah dan telah mencari di sana. Mereka hanya menemukan kendi berisi ular berbisa.

“Kita ditipu Pak sama mereka. Ayo, Pak tutup lagi kendi itu dan taruh di depan pintu mereka, pasti besok mereka akan buka”  usul  sang istri  yang  juga sangat marah da  terbakar balas dendam.

Singkat cerita, suami istri yang dengki itu menaruh kendi di  depan pintu dengan harapan akan dipatuk ular  berbisa. Dan  keduanya pun pergi dengan perasaan penuh kedengkian.

Pagi harinya,  Pak Petani  yang  berhanti  bersih itu kaget,  karena menemukan kendi di depan pintu rumahnya. Karena merasa berada di rumahnya sendiri, ia pun  berani mengambil dan memeriksanya.

“Ibu … saya menemukan kendi yang  kemarin aku  ceritakan itu  di depan pintu rumah. Ayo, kita  periksa bersama”.

“Aneh ya Pak,  kok tiba tiba saja kendi yang  berada di sawah itu  ada di depan rumah. Jangan-jangan malaikat yang  mengantarkannya”.

Alangkah  kagetnya  kedua pasangan suami istri yang  baik hati itu. Isi kendi bukan hanya koin  emas saja, tetapi ada beberapa berlian besar dan indah. Sejak saat itu, pasangan suami istri itu hidup layak dan berkecukupan. Namun, mereka tetap baik  hati.

Kunci Jawaban Buku Tematik Kelas 4 Tema 8 Subtema 3 Pembelajaran 5 Halaman 165 & 166

Berdasarkan bacaan yang telah disajikan, jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut!

1. Siapakah tokoh utama dalam cerita ‘Kendi Emas dan Ular’?

Kakek / Petani

2. Siapakah tokoh pembantu tambahan dalam cerita ‘Kendi Emas dan Ular’?

Istri, Seorang Ibu dan Suami

3. Siapakah yang menjadi tokoh antagonis?

Seorang Ibu dan Suaminya

4. Mengapa tokoh pada jawaban soal nomor 3 disebut tokoh antagonis?

Karena mereka memiliki sifat yang egois

5. Sikap apakah yang tecermin pada tokoh utama dalam cerita ‘Kendi Emas dan Ular’?

Jujur & Rendah Hati

Kamu hendaknya bisa mengambil hikmah dari cerita ‘Kendi  Emas dan Ular’. Kamu harus berprasangka baik kepada teman. Jadikan setiap keadaan, entah itu keadaan baik ataupun keadaan buruk sebagai penyemangat menuju impian kita. Tuhan sangat suka orang baik dan Tuhan akan memberikan yang terbaik, walaupun dari  tangan orang-orang jahat.

Kendi merupakan contoh benda tiga dimensi. Dapatkah kamu menggambar benda tiga demensi? Berikut langkah-langkah  menggambar tiga dimensi berupa kendi.

Kunci Jawaban Buku Tematik Kelas 4 Tema 8 Subtema 3 Pembelajaran 5 Halaman 168

Ayo Mencoba

Kamu telah memahami langkah-langkah menggambar benda tiga dimensi. Sekarang, buatlah sketsa gambar benda tiga dimensi berupa lingkungan tempat  tinggalmu. Dapat berupa rumah dengan  pepohonan di sekitarnya, dapat berupa rumah dengan binatang-binatang di sekitarnya, atau sesuai dengan keinginanmu di dalam menggambar. Buatlah sketsa pada kotak berikut.

Kunci Jawaban Buku Tematik Siswa Kelas 4 Tema 8 Subtema 3 Bangga Terhadap Daerah Tempat Tinggalku Pembelajaran 5 Halaman 161 162 165 166 168 169

Kunci Jawaban Buku Tematik Kelas 4 Tema 8 Subtema 3 Pembelajaran 5 Halaman 169

Ayo Renungkan

Banyak kegiatan yang sudah kamu lakukan pada Pembelajaran 5 ini, di antaranya membuat sketsa gambar tiga demensi. Apakah kamu merasa kesulitan dalam membuat sketsa? Apa  pentingnya membuat sketsa dalam menggambar tiga dimensi? Bagaimanakah jika menggambar karya tiga dimensi tanpa membuat sketsa? Coba kamu renungkan, lalu tuliskan hasilnya dalam dalam kotak berikut.

Manfaat sketsa adalah:
  • Dapat memberi gambaran dengan tema yang jelas
  • Mempertajam pengamatan seniman
  • Meminimalisir kesalahan dalam kegiatan membuat gambar/melukis
Dapat meningkatkan kemampuan seniman dalam mengkoordinasi hasil pengamatan dengan keterampilannya. Dapat memudahkan dalam menggambar/melukis.
Tujuan Membuat Sketsa 3D :
Untuk mempermudah saat membuat gambar, untuk mempermudah saat menebalkan sketsa, agar gambar rapih karena sudah mempunyai pondasi / sketsa. Jika gambar karya tiga dimensi tidak menggunakan sketsa : Kemungkinan yang terjadi adalah gambar yang terbentuk tidak sempurna dan kurang rapi

Demikianlah hasil dari pembahasan soal tematik mengenai Kunci Jawaban Buku Tematik Kelas 4 Tema 8 Subtema 3 Pembelajaran 5 Halaman 161, 162, 165, 166, 168, 169. Semoga artikel ini bermanfaat untuk para pembaca sekalian serta juga dapat menambah motivasi belajar dan mempermudah dalam pemahaman materi. Terimakasih, Salam Pintar ☺

Belum ada Komentar untuk "Kunci Jawaban Buku Tematik Siswa Kelas 4 Tema 8 Subtema 3 Pembelajaran 5 Halaman 161, 162, 165, 166, 168, 169."

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel