Kunci Jawaban Buku Tematik Siswa Kelas 4 Tema 8 Subtema 2 Pembelajaran 3 Halaman 87, 88, 89, 90, 93, 94.

Kunci Jawaban Buku Tematik Siswa Kelas 4 Tema 8 Subtema 2 Pembelajaran 3 Halaman, 87, 88, 89, 90, 93, 94 - Pembelajaran 3 Tema 8 Kelas 4 Daerah Tempat Tinggalku Subtema 2 yang materi dan kunci jawaban tematik mengenai Keunikan Daerah Tempat Tinggalku tepatnya terdapat pada halaman 87, 88, 89, 90, 93, 94.

Buku Tematik Siswa yang digunakan sebagai sumber pembelajaran di kelas 5 merupakan Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013 (k13) Cetakan ke-4 Revisi 2017.

Dalam Materi Pembelajaran 3 Subtema 2 Keunikan Daerah Tempat Tinggalku terdapat beberapa latihan soal yang harus dikerjakan oleh siswa secara mandiri, pada kesempatan kali ini saya akan berbagi kunci jawaban tematik kelas 4 tema 8 pada halaman 87, 88, 89, 90, 93, 94, setiap soal tematik yang ada pada buku siswa tematik  terpadu kurikulum 2013 (K13) kelas 4 ini. 

Dengan adanya pembahasan kunci jawaban soal yang terdapat pada buku siswa dapat diharapkan membantu guru dan siswa khusus nya kelas 4 SD supaya dapat menemukan jawaban alternatif dari soal tematik, berikut ini kami bagikan alternatif Kunci Jawaban soal Tematik kelas 4 tema 8 subtema 2 pembelajaran 3 yang terdapat pada halaman 87, 88, 89, 90, 93, 94.

Kunci Jawaban Buku Tematik Siswa Kelas 4 Tema 8 Pembelajaran 3 Subtema 2 Keunikan Daerah Tempat Tinggalku Halaman 87, 88, 89, 90, 93, 94.

Kunci Jawaban Buku Tematik Siswa Kelas 4 Tema 8 Subtema 2 Keunikan Daerah Tempat Tinggalku Pembelajaran 3 Halaman 87 88 89 90 93 94

Hari itu, Dayu dan teman-teman berdiskusi mengenai berbagai pekerjaan sesuai lingkungan tempat tinggalnya. Mereka juga berdiskusi mengenai pekerjaan yang berkaitan dengan kegiatan ekonomi. Dayu  bercerita bahwa dia dan ayahnya pernah berbincang dengan seorang bapak yang pekerjaannya menjadi badut. Bapak itu bernama Pak Andi. Pak Andi bekerja di sebuah mal dari pukul 15.00 WIB sampai pukul 21.00 WIB. Pagi hari, Pak Andi menjadi badut disebuah taman bermain yang letaknya tidak jauh darimal. Sampai akhirnya, pembicaraan Dayu, Ayah Dayu, dan Pak  Andi berlanjut dengan bertukar alamat. Ternyata, tempat tinggal Pak Andi tidak jauh dari  mal yang Dayu kunjungi.

Kunci Jawaban Buku Tematik Kelas 4 Tema 8 Subtema 2 Pembelajaran 3 Halaman 87 & 88

Ingatkah kalian kegiatan ekonomi? Kegiatan ekonomi terdiri atas produksi, distribusi, dan konsumsi. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut.
1. Apakah yang dimaksud produksi dan produsen?

Produksi adalah kegiatan mengelolah barang sehingga menambah nilai guna terhadap barang tersebut, atau dengan kata lain kegiatan mengolah barang baku menjadi bahan setengah jadi atau menjadi barang jadi sehingga dapat di konsumsi oleh konsumen. Sedangkan Produsen adalah pihak yang melakukan kegiatan produksi, yaitu kegiatan yang menghasilkan produk berupa barang dan jasa.

2. Apakah yang dimaksud distribusi dan distributor?

Distribusi adalah salah satu aspek dari pemasaran. Distribusi juga dapat diartikan sebagai kegiatan pemasaran yang berusaha memperlancar dan mempermudah penyampaian barang dan jasa dari produsen kepada konsumen. Sedangkan Distributor adalah adalah pihak yang melakukan kegiatan distribusi, yaitu kegiatan yang menghantarkan produk berupa barang dan jasa dari produsen ke konsumen.

3. Apakah yang dimaksud konsumsi dan konsumen?

Konsumsi merupakan pembelanjaan barang dan jasa oleh rumah tangga. Barang tersebut meliputi pembelanjaan rumah tangga pada barang yang tahan lama, misalnya meja, kursi, motor, dan lainnya. Sedangkan Konsumen adalah adalah pihak yang melakukan kegiatan konsumsi, yaitu kegiatan yang menggunakan atau menghabiskan nilai produk berupa barang dan jasa.

4. Apa kegiatan penduduk pada gambar rubik “Ayo Mengamati” ?

Gambar di atas merupakan bentuk kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh masyarakat. Pada gambar rubik tersebut kegiatan ekonomi dapat dibagi menjadi tiga, yaitu :
Kegiatan Produksi
Kegiatan produksi adalah kegiatan menciptakan barang atau jasa. Pelaku kegiatan produksi disebut produsen. Pada gambar pertama tersebut merupakan gambar kegiatan produksi buku dilakukan di pabrik buku. Pabrik buku ini akan mencetak buku-buku untuk nantinya dapat dijual kepada distributor.
Kegiatan Distribusi
Kegiatan distribusi adalah kegiatan menyalurkan barang dari produsen ke konsumen. Pada gambar kedua merupakan gambar proses distribusi buku yang dilakukan di bursa buku. Disini bursa buku disebut dengan distributor karena melakukan kegiatan distribusi.
Kegiatan Konsumsi
Kegiatan konsumsi adalah kegiatan menghabiskan nilai guna barang. Pada gambar ketiga merupakan gambar proses konsumsi buku yang dilakukan oleh siswa. Konsumsi belum tentu barang tersebut dimakan, namun juga dimanfaatkan untuk kebutuhan.

5. Dalam memproduksi buku, seorang produsen melibatkan banyak pekerja.
Di antaranya ada penulis buku, ada yang menata isi buku, ada yang menggambar isi buku, ada yang mencetak, ada yang menjilid, ada yang menata buku dalam kardus, ada sopir yang mengantar ke toko-toko buku, dan lain sebagainya. Nah, pilih salah satu di antara pekerja yang ada pada produksi buku. Kemudian, cari tahu syarat menjadi pekerja sesuai pilihanmu dan tuliskan di tempat berikut.

Menggambar isi buku
syarat:
  • Pandai menggambar
  • Tulisan bagus
  • Dalam pewarnaan harus rapi
  • Kreatif dan inofatif
  • Disiplin

Buku merupakan sumber ilmu. Sebagai pelajar tentu kamu sangat membutuhkan buku untuk membuka cakrawala. Berbicara mengenai pelajar, tahukah kamu kota yang mendapat julukan Kota Pelajar? Kota dengan julukan Kota Pelajar adalah Yogyakarta.

Kunci Jawaban Buku Tematik Siswa Kelas 4 Tema 8 Subtema 2 Keunikan Daerah Tempat Tinggalku Pembelajaran 3 Halaman 87 88 89 90 93 94

Kota Yogyakarta memiliki banyak keunikan. Pada Pembelajaran 2 kamu sudah mengetahui keunikan Yogyakarta di antaranya dilihat dari tempat wisata, transportasi, dan adat istiadat berupa upacara adat.   Tidak  hanya itu,  kota Yogyakarta juga memiliki keunikan di  bidang pendidikan. Banyak sekolah dari  tingkat dasar hingga perguruan tinggi di Kota  Yogyakarta.   Oleh karena itu,  banyak orang dari  daerah lain  bahkan dari  mancanegara datang ke  Yogyakarta untuk belajar.  Tahukah kamu perguruan tinggi di  Yogyakarta yang sangat terkenal? Perguruan tinggi itu adalah Universitas Gadjah Mada yang   disingkat UGM.  Selain UGM,  masih  banyak lagi   perguruan  tinggi di Yogyakarta seperti Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Ahmad Dahlan dan Universitas  M uham m adiyah  Yog yakar ta. Karena  banyak perguruan tinggi di Yogyakarta, banyak orang yang  bekerja sebagai dosen atau guru.

Bagaimanakah karakteristik pelajar di  kota Yogyakarta? Saat ini  daerah Yogyakarta sudah dihuni banyak suku bangsa di Indonesia seperti suku Jawa, Sunda, Batak, serta etnis TiongHoa. Oleh  karena itu, karakteristik pelajar yang ada di Yogyakarta beragam. Di sekolah, setiap pelajar harus bisa menghormati keragaman  karakteristik di  antaranya  mau  berteman  dengan  anak dari daerah lain  tanpa memandang agama maupun sukunya. Begitu juga saat di lingkungan tempat tinggal, para pelajar dari  berbagai daerah yang  tinggal di satu lingkungan harus hidup rukun. Manusia harus hidup rukun di  tengah- tengah perbedaan. Perbedaan adalah karunia Tuhan. Perbedaan merupakan sarana untuk saling mengenal.  Sebagai contoh, pada  saat  di  lingkungan tempat tinggal mengadakan kerja bakti membersihkan lingkungan, para pelajar dari berbagai daerah pun  ikut  serta dalam bekerja bakti.

Ayo Mengamati

Amatilah gambar berikut!

Kunci Jawaban Buku Tematik Siswa Kelas 4 Tema 8 Subtema 2 Keunikan Daerah Tempat Tinggalku Pembelajaran 3 Halaman 87 88 89 90 93 94

Kunci Jawaban Buku Tematik Kelas 4 Tema 8 Subtema 2 Pembelajaran 3 Halaman 89

Apakah gambar di atas menunjukkan keragaman karakteristik? Apa yang sedang dilakukan anak-anak pada gambar di atas? Tuliskan  pendapatmu pada tempat di bawah.

Gambar diatas menunjukkan keragaman karakteristik karena mereka sedang berdiskusi jadi pendapat nya adalah kita harus menghormati satu sama lain meskipun berbeda ras dan lain sebagainya.

Kunci Jawaban Buku Tematik Kelas 4 Tema 8 Subtema 2 Pembelajaran 3 Halaman 90

Kamu di sekolah mempunyai banyak teman dengan keragamannya. Ada teman dengan ciri fisik  berbeda-beda. Ada teman berbeda agama. Ada juga teman dengan asal daerah tempat tempat tinggal berbeda. Bagaimana kamu menyikapi keragaman karakteristik di sekolahmu?  Tuliskan  dalam  kolom berikut.

Kita harus saling menghormati, tidak membedak bedakan, saling hidup rukun, saling membantu, saling mengayomi, dan memiliki rasa kekeluargaan dengan mereka.

Daerah tempat tinggal penduduk Yogyakarta beragam. Ada daerah dataran tinggi, dataran rendah, pesisir, kota, dan desa. Di Yogyakarta juga banyak dijumpai sungai, di antaranya Sungai Opak, Sungai Code, Sungai Kuning, Sungai Progo,  dan Sungai Gajah Wong.

Salah satu sungai di Yogyakarta yang memiliki cerita legenda adalah Sungai Gajah Wong. Penduduk Yogyakarta sering menyebut sungai dengan kali. Kali Gajah Wong adalah sebuah kali yang terletak di tengah-tengah kota Kecamatan Kotagede. Panjang kali ini tidak lebih  dari  20 kilometer. Pada abad ke-17, kali ini merupakan kali yang  kecil. Masyarakat di daerah tersebut menyebutnya dengan kalen, yang  artinya kali kecil. Dan  kebetulan airnyapun hanya gemercik mengalir sedikit sekali.

Kunci Jawaban Buku Tematik Siswa Kelas 4 Tema 8 Subtema 2 Keunikan Daerah Tempat Tinggalku Pembelajaran 3 Halaman 87 88 89 90 93 94

Berikut cerita mengenai Kali Gajah Wong.

Kali Gajah Wong

Hari itu, Ki Sapa Wira bersiul riang. Seperti biasa, ia akan memandikan gajah milik junjungannya, Sultan Agung, raja Kerajaan Mataram. Dengan hati-hati, Ki Sapa Wira menuntun gajah yang  dinamai Kyai Dwipangga itu.

Mereka berjalan ke sungai yang terletak di dekat Keraton Mataram. Mulailah ia memandikan gajah yang  berasal dari  negeri Siam itu.

“Nah, sekarang kau sudah bersih. Rambutmu sudah mengilap, sekarang ayo kembali ke kandangmu,” kata Ki Sapa Wira kepada Kyai Dwipangga. Ki Sapa Wira memang memperlakukan Kyai Dwipangga seperti anaknya sendiri. Tak heran, Kyai Dwipangga amat patuh padanya.

Suatu hari, Ki Sapa Wira tak bisa memandikan Kyai Dwipangga. Ada bisul  besar di  ketiaknya, rasanya ngilu  sekali. Badannya juga demam karena bisul  itu.  Ia  meminta tolong pada adik  iparnya, Ki Kerti  Pejok, untuk menggantikan  memandikan  Kyai  Dwipangga.  “Kerti,  tolong aku  ya. Aku benar-benar tak  bisa bekerja hari ini,” kata Ki Sapa Wira.

“Tenang Kang, aku pasti akan membantumu. Tapi tolong beritahu, bagaimana caranya supaya gajah itu menurut padaku? Aku takut jika nanti ia marah dan menyerangku,” jawab Ki Kerti Pejok.

Kunci Jawaban Buku Tematik Siswa Kelas 4 Tema 8 Subtema 2 Keunikan Daerah Tempat Tinggalku Pembelajaran 3 Halaman 87 88 89 90 93 94

“Biasanya kalau ia  mulai gelisah, pantatnya aku tepuk-tepuk, lalu aku tarik ekornya. Nanti ia akan kembali tenang dan berendam sendiri di sungai. Kau  tinggal memandikannya,” jelas Ki Sapa Wira.  Ki Kerti Pejok mengangguk-angguk tanda mengerti. Ia lalu berangkat ke sungai untuk memandikan Kyai Dwipangga.

Sepanjang perjalanan Ki Kerti Pejok mengajak  Kyai  Dwipangga mengobrol. Ia juga membawa buah-buahan sebagai bekal dalam perjalanan. “Gajah gendut, kau  mau makan kelapa?” tanyanya sambil melemparkan sebutir kelapa pada Kyai Dwipangga. Kyai Dwipangga menangkap kelapa itu dengan belalainya. Dengan mudah ia memecah kelapa itu dan memakannya.

“Sekarang kau  sudah kenyang, kan? Ayo jalan lagi,” kata Ki Kerti Pejok  sambil memukul pantat Kyai Dwipangga.

Sesampainya di sungai, Ki Kerti Pejok melaksanakan tugasnya dengan mudah. Digosoknya seluruh bagian tubuh Kyai Dwipangga sampai bersih dan  berkilap.  Setelah  itu mereka pulang  ke  keraton Mataram. “Kang,  hari ini  aku   sudah melaksanakan tugasku dengan baik.  Apa besok Kakang masih memerlukan bantuanku?” tanya Ki Kerti Pejok  pada Ki Sapa Wira.

“Jika kau tak keberatan, maukah kau  memandikannya sekali lagi? Aku masih demam, sedangkan gajah itu harus dimandikan setiap hari,” jawab Ki Sapa Wira.

“Baik Kang, aku  tidak keberatan. Toh gajah itu sangat penurut. Jadi, aku  tak  kesulitan saat memandikannya,” kata Ki Kerti Pejok.

“Terima kasih Kerti, lusa aku  pasti sudah sembuh. Kau akan bebas dari  tugas ini,” kata Ki Sapa Wira.

Keesokan harinya, Ki Kerti Pejok  menjemput Kyai Dwipangga. Pagi itu hujan turun rintik-rintik, tapi sepertinya tak  akan bertambah deras. Di sungai Ki Kerti Pejok  bimbang karena dilihatnya air sungai sedang surut.

“Wah, airnya dangkal sekali. Mana bisa gajah ini  berendam?  Aku sendiri saja tak  bisa,  apalagi gajah yang  besar?” pikirnya dalam hati.

“Gajah gendut, kita  cari  sungai yang  lain  saja. Sungai ini  dangkal, kau  tak  akan bisa berendam di sini.”

Ki Kerti Pejok  menuntun Kyai Dwipangga ke hilir sungai. Di situ  air tampak tinggi dan aliran juga cukup deras. “Nah, di sini  sepertinya lebih   asyik.   Ayo,  sana  masuk, berendamlah. Aku  akan  menggosok punggungmu dengan  daun  kelapa ini,”  kata Ki Kerti  Pejok   sambil memukul pantat Kyai Dwipangga. Sambil memandikan Kyai Dwipangga, Ki Kerti Pejok  berpikir dalam hati.

“Sebaiknya aku  beritahu Kakang untuk memandikan  gajahnya di sini.  Disini  airnya lebih  dalam, arusnya juga cukup deras. Aneh,  kok selama ini Kanjeng Sultan Agung  tak  tahu keberadaan sungai ini, ya?”

Saat ia  sibuk berbicara sendiri, tiba-tiba dari  arah hulu  datanglah banjir bandang yang  sangat besar. Banjir  itu  datang dengan sangat cepat. Ki Kerti Pejok  dan Kyai Dwipangga bahkan tak  menyadarinya.

Dalam sekejap, mereka terhempas  dan  terbawa  arus. “Tolong... tolonggg...,” teriak Ki Kerti Pejok. Tapi tak ada yang mendengar. Sungguh menyedihkan nasib Ki Kerti Pejok  dan Kyai Dwipangga. Mereka terseret arus dan hanyut sampai ke Laut Selatan.

Sungguh sangat  disayangkan, mereka binasa  dalam keganasan banjir bandang itu.  Ki Kerti  Pejok  tak  tahu bahwa selama ini  Sultan Agung   memang melarang para abdinya memandikan gajah di  hilir sungai. Karena ia tahu bahaya bisa datang sewaktu-waktu di sana. Ki Sapa Wira berduka. Ia sangat sedih karena kehilangan adik  ipar  dan gajah kesayangannya.

Untuk mengenang kejadian itu,  Sultan Agung  menamakan sungai itu  Kali Gajah Wong.  Kali berarti sungai, gajah wong berarti gajah dan orang. Kali Gajah Wong ini terletak di sebelah timur Kota Yogyakarta.

Kunci Jawaban Buku Tematik Kelas 4 Tema 8 Subtema 2 Pembelajaran 3 Halaman 93 & 94

Ayo Berlatih

Jawablah pertanyaan berikut berdasarkan teks cerita di atas.

1. Siapa saja tokoh pada cerita di atas?

  • Gajah wong
  • maestro affandi
  • pawang
  • sultan

2. Adakah tokoh antagonis dan protagonis pada cerita? Siapakah tokoh itu?

  • Tokoh antagonis : Ki Kerti Pejok
  • Tokoh protagonis:Sultan agung,Ki Sapa Wira,dan Kyai Dwipangga

Ayo Renungkan

Apa yang kamu pelajari pada hari ini? Kegiatan apa yang paling menyenangkan bagi kamu? Tuliskan dalam kolom berikut.

  • Saya mempelajari arti dari Produksi, Produsen, Distribusi, Distributor, Konsumsi, Konsumen, 
  • Syarat menjadi pekerja sesuai pilihanmu
  • Mempelajari cerita Kali Gajah Wong


Kerja Sama dengan Orang Tua

Apa saja keunikan daerah tempat tinggalmu. Diskusikan bersama anggota keluargamu. Kemudian, tuliskan pada tempat berikut.

Alternatif jawaban disesuaikan daerah tempat tinggal masing-masing siswa

Demikianlah hasil dari pembahasan soal tematik mengenai Kunci Jawaban Buku Tematik Kelas 4 Tema 8 Subtema 2 Pembelajaran 3 Halaman 87, 88, 89, 90, 93, 94. Semoga artikel ini bermanfaat untuk para pembaca sekalian serta juga dapat menambah motivasi belajar dan mempermudah dalam pemahaman materi. Terimakasih, Salam Pintar ☺

Belum ada Komentar untuk "Kunci Jawaban Buku Tematik Siswa Kelas 4 Tema 8 Subtema 2 Pembelajaran 3 Halaman 87, 88, 89, 90, 93, 94."

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel