Kunci Jawaban Buku Tematik Siswa Kelas 5 Tema 6 Subtema 4 Literasi 6 Halaman 216 & 217.

Kunci Jawaban Buku Tematik Siswa Kelas 5 Tema 6 Subtema 4 Literasi 6 Halaman  216 & 217 - Literasi 6 Tema 6 Kelas 5 Panas dan Perpindahannya Subtema 4 yang materi dan kunci jawaban tematik mengenai Putri Alor tepatnya terdapat pada halaman 216 & 217.

Buku Tematik Siswa yang digunakan sebagai sumber pembelajaran di kelas 5 merupakan Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013 (k13) Cetakan ke-2 Revisi 2017.

Dalam Materi Literasi 6 Subtema 4 Putri Alor terdapat beberapa latihan soal yang harus dikerjakan oleh siswa secara mandiri, pada kesempatan kali ini saya akan berbagi kunci jawaban tematik kelas 5 tema 6 pada halaman 216 & 217, setiap soal tematik yang ada pada buku siswa tematik  terpadu kurikulum 2013 (K13) kelas 5 ini. 

Dengan adanya pembahasan kunci jawaban soal yang terdapat pada buku siswa dapat diharapkan membantu guru dan siswa khusus nya kelas 5 SD supaya dapat menemukan jawaban alternatif dari soal tematik, berikut ini kami bagikan alternatif Kunci Jawaban soal Tematik kelas 5 tema 6 subtema 4 Literasi 6 yang terdapat pada halaman 216 & 217.

Kunci Jawaban Buku Tematik Siswa Kelas 5 Tema 6 Literasi 6 Subtema 5 Putri Alor Halaman 216 & 217.


Pelajaran untuk Mira

Kunci Jawaban Buku Tematik Siswa Kelas 5 Tema 6 Subtema 4 Putri Alor Literasi 6 Halaman 216 & 217

Pagi itu, di sebuah rumah yang terletak di pinggiran Jakarta, Mira sedang duduk di ruang makan untuk sarapan. Ia makan dengan segan. Dengan mulut cemberut, diaduk-aduknya nasi dan tumis tahu di depannya. Huh, aku kan ingin makan ayam goreng tepung, bukan tumis tahu, gerutunya dalam hati.

“Kok, lauknya diaduk-aduk, Mir?” tegur Ibu. Tangan Ibu sibuk memasukkan kotak bekal ke dalam tas sekolah Mira, “Ayo, dimakan! Sebentar lagi waktunya berangkat, lho.”

“Mira tidak nafsu makan, Bu. Mira mau jajan di sekolah saja!” serunya.

Lalu, Mira berpamitan kepada ibunya dan beranjak keluar rumah. Ibu hanya menarik napas panjang sambil menggeleng-geleng. Memperhatikan kepergian Mira dengan sepedanya.

“Kenapa cemberut, Mir?” tanya Ratna, teman sebangkunya, ketika Mira baru saja duduk di sebelahnya.

“Saya kesal kepada ibuku. Kemarin aku sudah bilang mau sarapan dengan ayam goreng. Tapi, tadi pagi, ibu malah masak tumis tahu,” jelas Mira kesal.

Ratna hanya diam mendengar keluhan Mira.
 
Saat istirahat tiba, Mira membuka kotak bekalnya. “Yah, tumis tahu lagi,” gumamnya kecewa. Ternyata, bukan cuma buat sarapan. Untuk bekal makan siang di sekolah pun, ibunya hanya menyiapkan tumis tahu.

Ratna menoleh dan menatap kotak bekal Mira, “Kelihatannya enak, Mir.” “Kamu mau? Nih, makan saja,” Mira menyodorkan kotak bekalnya. “Beneran ini buat saya?” tanya Ratna, “Kamu tidak lapar?”

Mira hanya menggeleng. Dipandanginya Ratna yang lahap menyantap bekalnya.

Sembari makan, Ratna pun bercerita. Dahulu, ibunya selalu memasak tumis tahu kesukaannya. Terkadang, jika ada uang lebih, barulah ibunya Ratna memasak ikan atau ayam.

“Sudah lama saya belum lagi makan tumis tahu seenak ini. Rasanya seperti buatan ibuku,” ucap Ratna mengakhiri ceritanya.

Mendengar penuturan Ratna, Mira diam-diam merasa iba. Ia tahu ibunya Ratna sudah meninggal sekitar satu tahun yang lalu.

“Karena ayah sibuk bekerja, saya yang memasak untuk ayah dan saya sendiri di rumah. Seringnya sih, saya menggoreng tempe atau tahu karena saya baru bisa masak itu,” jelas Ratna sambil kemudian menatap Mira. “Kamu beruntung, masih mempunyai ibu, Mira!”

Mira tercenung mendengar kata-kata Ratna itu. Ya, ia memang beruntung. Masih memiliki ibu yang selalu merawatnya dan menyediakan semua keperluannya.

Seharusnya tadi saya menghargai jerih payah ibu yang telah memasak makanan untukku meskipun hanya tumis tahu, sesal Mira kemudian dalam hati.

Saat itu juga, Mira merasa ingin segera pulang dan hendak menemui ibunya. Mira ingin minta maaf atas sikapnya tadi pagi kepada ibu. Ia juga ingin berterima kasih kepada ibunya untuk semua kebaikan hati beliau merawat dan menyayanginya selama ini.

Kunci Jawaban Buku Tematik Kelas 5 Tema 6 Subtema 4 Literasi 6 Halaman 216

Gunakan tabel berikut ini untuk membantumu menjelaskan isi cerita di atas. Lalu, ceritakanlah isi cerita di atas kepada teman-teman dalam kelompokmu!

Judul Cerita
Pelajaran untuk Mira
Pengarang
Dyah Laksmi Nur Jannah
Tokoh Utama:
Mira
Tokoh Lain
Ibu Mira dan Ratna
Di manakah cerita ini terjadi?
Di pinggiran Jakarta
Apa yang terjadi dengan tokoh utama?
Mira enggan makan sarapan yang dimasak ibunya.
Mengapa hal itu terjadi?
Mira kurang menghargai jerih payah ibu yang telah memasak makanan untuknya
Bagaimana masalah dalam cerita ini diselesaikan?
Setelah mendengar cerita Ratna, Mira menemui untuk meminta maaf  dan ingin berterima kasih kepada ibunya yang telah merawat dan menyayanginya selama ini.
Kapankah waktu terjadinya cerita ini?
Pagi hari dan Saat istirahat.
Pesan apakah yang kamu dapatkan dari cerita di atas?
Kita harus menghargai dan berterima kasih kepada ibu yang telah merawat dan menyayanginya selama ini.


Kunci Jawaban Buku Tematik Kelas 5 Tema 6 Subtema 4 Literasi 6 Halaman 217


Negeri kita kaya akan budaya dan karya seni, termasuk lagu daerah dan karya seni tari. Pilihlah salah satu lagu daerah dan tari yang berasal dari Betawi atau dari daerah di Indonesia yang belum pernah kamu kunjungi. Carilah informasi tentang keduanya dari berbagai sumber yang tersedia. Lalu gunakan tabel berikut ini untuk mengerjakannya sesuai pertanyaan yang tersedia.

Judul Lagu : Lir Ilir
Asal
Jawa Tengah
Tangga Nada
Slendro
Arti syair lagu
Lir ilir lir ilir
(Bangunlah, bangunlah)

Tandure wus sumilir
(Tanaman sudah bersemi)
Tak ijo royo royo
(Demikian menghijau)
Tak sengguh temanten anyar
(Bagaikan pengantin baru)

Bocah angon, bocah angon
(Anak gembala, anak gembala)
Penekna blimbing kuwi
(Panjatlah (pohon) belimbing itu)
Lunyu lunyu penekna
(Biar licin dan susah tetaplah kau panjat)
Kanggo mbasuh dodotira
(Untuk membasuh pakaianmu)

Dodotira dodotira
(Pakaianmu, pakaianmu )
Kumintir bedah ing pinggir
(Terkoyak-koyak di bagian samping)

Dondomana, jlumatana
(Jahitlah, benahilah)
Kanggo seba mengko sore
(Untuk menghadap nanti sore)
Mumpung padang rembulane
(Mumpung bulan bersinar terang)
Mumpung jembar kalangane
(Mumpung banyak waktu luang)
Yo surak'o surak hiyoo
(Ayo bersoraklah dengan sorakan iya)

Nama Tari : 
Tari Serimpi
Asal
Yogyakarta
Pola Lantai
Garis Lurus
Makna Tari
Tema perang dalam tari Serimpi menurut Raden Mas Wisnu Wardhana, merupakan penggambaran falsafah hidup ketimuran. Peperangan dalam tari Serimpi merupakan simbol pertarungan yang tak kunjung habis antara kebaikan dan kejahatan.

Demikianlah hasil dari pembahasan soal tematik mengenai Kunci Jawaban Buku Tematik Kelas 5 Tema 6 Subtema 4 Literasi 6 Putri Alor  Halaman 216 & 217. Semoga artikel ini bermanfaat untuk para pembaca sekalian serta juga dapat menambah motivasi belajar dan mempermudah dalam pemahaman materi. Terimakasih, Salam Pintar ☺

Belum ada Komentar untuk "Kunci Jawaban Buku Tematik Siswa Kelas 5 Tema 6 Subtema 4 Literasi 6 Halaman 216 & 217."

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel